EmasInvestasi

Pilih Investasi Emas atau Deposito, Lebih Untung yang Mana?

Adakalanya kita ingin menginvestasikan dana yang kita miliki, apalagi bila dana tersebut belum memiliki pos pengeluaran yang jelas. Beragam jenis investasi memang menjadi pilihan yang menggiurkan. Dan kebanyakan orang menginvetasikannya dalam bentuk emas ataupun deposito. Kedua jeis investasi ini sepintas memang terlihat menjanjikan. Tapi apakah benar ketika berinvestasi pada keduanya otomatis anda akan mendapatkan keuntungan?

investasi emas
investasi emas

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya anda mempelajari terlebih dahulu keunggulan dari masing-masing bidang investasi tersebut, sebab emas ataupun deposito memerlukan modal yang tidak sedikit. Sedikit  kesalahan dalam melangkah bisa mengakibatkan anda kehilangan sejumlah besar dana yang anda miliki. Salah satu hal yang harus anda pahami ketika mulai berinvestasi adalah kejelian dalam mengamati pasar. Dengan mengamati pasar, anda menjadi lebih tahu kapan saat yang tepat untuk melakukan pembelian dan kapan saat yang tepat untuk melakukan penjualan.

Keuntungan dan kerugian Investasi Emas

Jenis investasi emas memiliki aturan main yang sangat sederhana. Anda membeli emas, kemudian menyimpannya dalam suatu waktu, lalu menjualnya kembali saat harga emas naik. Permasalahan umunya yang terjadi adalah sebagian besar masyarakat kurang memahami kapan saat yang tepat untuk menjual emas dan kapan saat yang tepat untuk membeli. Kejelian untuk melihat pasar merupakan suatu kemampuan yang harus dimiliki investor emas Berikut ini merupakan tambahan keuntungan dan kerugian yang kita dapatkan ketika kita berinvestasi dengan emas:

Keuntungan

  • Murah

Anda bisa memulai investasi dengan cara membeli emas sesuai dengan kemampuan keuangan anda. Umumnya, investasi ini diawali dengan pembelian emas dalam bentuk perhiasan.

  • Mudah

Mudah dalam pengertian untuk melakukan transaksi. Sebab,  pedagang emas tersebar di berbagai daerah. Dan jika ingin berinvestasi dalam jumlah besar kita bisa menghubungi perusahaan jasa keuangan seperti bank ataupun lembaga keuangan non-bank.

  • Harga emas dari tahun ke tahun cenderung mengalami kenaikan.
  • Pasar yang mudah

Investasi emas memiliki likuiditas yang tinggi; artinya, kapanpun anda butuh untuk menjualnya, anda bisa melakukannya dengan datang ke toko emas atau ke bank di mana anda berinvestasi.

Kerugian

  • Tempat Penyimpanan

Emas merupakan salah satu properti yang banyak dicari oleh orang. Cenderung rawan terhadap kriminalitas. Anda harus ekstra hati-hati jika ingin menyimpannya di rumah. Namun, anda juga menyimpannya di bank, meskipun anda akan dikenai biaya pengelolaan rekening.

  • Pemalsuan

Anda yang masih pemula dan belum berpengalaman mengenali berbagai jenis emas akan lebih rentan terhadap pemalsuan, terutama jika anda tidak bisa membedakan emas yang asli atau palsu. Jadi, jika memang anda berniat untuk berinvestasi dalam jumlah yang besar, maka anda butuh bantuan pihak yang competent untuk memeriksa keaslian dari emas tersebut.

Keuntungan dan kerugian Deposito

Deposito dapat menjadi jenis investasi yang menarik untuk dilakukan selain investasi emas. Secara garis besar deposito berarti menabungkan sejumlah besar dana yang anda miliki kepada bank. Perbedaannya dengan tabungan biasa adalah dana tersebut tidak bisa diambil hingga jatuh tempo deposito.

Keunggulan

  • Jaminan Pemerintah

Pemerintah menjamin keamanan uang yang anda depositokan di bank. Dengan seandainya terjadi hal-hal yang diluar keinginan maka uang nasabah tetap aman.

  • Dari segi bunga yang diberikan, deposito juga memberikan bunga lebih besar kepada Nasabahnya.

Kerugian

  • Pasif

Anda memang mendapatkan hasil dari bunga. Tetapi besarnya bunga tersebut selalu sama sesuai dengan indeks bunga yang berlaku di bank.

  • Pinalti

Ketika dalam keadaan terdesak anda terpaksa mencairkan dana deposito maka anda pada umumnya diwajibkan membayar sejumlah besar pinalti kepada bank

Sebagai kesimpulan, investasi emas bisa menjadi pilihan jika anda membutuhkan investasi dengan likuiditas yang tinggi. Investasi ini juga cocok sebagai tabungan untuk dana cadangan dalam keadaan darurat. Sementara itu, deposito cocok untuk skema keuangan yang telah terencana, dengan jadwal penggunaan yang telah ditetapkan.

Andre Herlambang

Seorang pemerhati bisnis yang sangat mengidolakan bill gates, saat ini masih belajar merintis bisnis, baik bisnis online maupun bisnis offline. Sangat tertarik dengan trading saham, dan Selalu membaca berita seputar Bursa Efek Indonesia setiap pagi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button