Bisnis

Sentimen Terhadap Undang-Undang Cipta Kerja Perkuat Pergerakan IHSG di Minggu Ini

Di hari Kamis ini, diketahui bahwa IHSG memiliki potensi untuk semakin menguat setelah hari Rabu kemarin mengalami penutupan yang menguat pada angka 0,10% pada level 5.004. Rupanya pergerakan dari Indeks Harga Saham Gabungan yang terjadi di dalam BEI atau Bursa Efek Indonesia ini disebabkan oleh kehebohan yang dilakukan undang-undang cipta kerja yang banyak sekali ditolak oleh masyarakat khususnya para buruh dan pekerja lainnya.

Sentimen Terhadap Undang-Undang Cipta Kerja Perkuat Pergerakan IHSG di Minggu Ini
Sentimen Terhadap Undang-Undang Cipta Kerja Perkuat Pergerakan IHSG di Minggu Ini

Pengaruh Undang-Undang Cipta Kerja Terhadap Pergerakan IHSG

Hari Kamis ini, IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan sedang menguat. William Surya Wijaya sebagai Direktur dari PT Indosurya Bersinar Sekuritas telah melakukan pengamatan dimana pergerakan dari IHSG ini masih bergerak di dalam rentang yang terbatas. Menurut William, dukungan level dinilai cukup kuat untuk dipertahaankan sehingga memiliki potensi peningkatan yang terbuka dengan lebar seluruhnya. Berdasarkan riset harian yang dilakukan olehnya, Williarm mengatakan ada penyebabnya.

Dia menjelaskan bahwa adanya sentimen dan penolakan undang-undang cipta kerja dan pergerakan dari market regional maupun global sekaligus dengan fluktuasi terhadap nilai tukar Rupiah juga akan mengiringi pergerakan dari IHSG ini untuk beberapa waktu ke depannya. Sementara itu, M. Nafan Aji Gusta Utama sebagai analis dari Binaartha Sekuritas melihat sesuai dengan indikator dimana MACD dapat membentuk pattern golden cross di sekitar area yang negatif. Sementara itu, RSI dn Stochastic lebih cenderung bergerak ke atas di wilayah netral.

Sementara itu di sisi yang lainnya, pergerakan indeks ini sudah menguji line atau garis MA 20 sehingga ada peluang untuk terjadinya penguatan dalam menuju level resistance yang terdekat masih sangat terbuka dengan lebar. Nafan mengatakan bahwa support dan juga resistance tepat ada di level 4.975 sampai dengan 5.097 sesuai dengan rasio Fibonacci. Sementara itu terdapat beberapa rekomendasi saham yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan oleh investor seperti WSKT, TOWR, LPCK, BNGA, BEST, UNVR, KLBF, HMSP, SMGR, EXCL, BBCA dan GGRM.

Polemik Undang-Undang Cipta Kerja Minggu Lalu Juga Perkuat Pergerakan IHSG

Sebelumnya, pergerakan dari IHSG ini jelang akhir pekan juga meningkat setelah adanya penutupan pada hari Kamis minggu lalu dimana angkanya menguat dari 2,05% pada level 4.970. Nafan pun juga mengatakan jika MACD sesuai dengan indikatornya menunjukkan bahwa sinyalnya negatif sementar Stochastic dan juga RSI berada di wilayah netral. Meski demikian, minggu lalu masih terlihat adanya pola bullish engulfing line candlestick yang memberikan indikasi jika proses penguatan itu masih berlanjut untuk menuju resistance yang terdekat dan itu terbukti sampai minggu ini.

Di dalam riset hariannya itu, Nafan mengatakan jika support dan juga resistance minggu lalu ada di posisi 4.865 sampai dengan 5.097 sesuai dengan rasio Fibonacci. Sementara William mengatakan jika IHSG mencoba untuk keluar dari suatu fase konsolidasi yang wajar. Menurutnya, terdapat peluang teknikal rebound yang jelas masih terlihat di dalam pergerakan IHSG tersebut mengingat support level yang dipertahankan itu masih cukup kuat semuanya. William menambahkan jika pasca rilisnya data perekonomian itu, tingkat inflsi menunjukkan hasil deflasi di bulan September yang lalu ikut memberikan sentimen pada pergerakan IHSG.

Sementara itu, minggu lalu masih ada beberapa perubahan dalam rekomendasi saham untuk investor coba pertimbangkan untuk memilihnya seperti PTPP, LSIP, KLBF, INTP, HMSP, BNGA, LSIP, KAEF, TBIG, EXCL, TLKM, ASII, AALI dan KLBF. Dengan penguatan yang masih terjdi sekarang ditambah dengan undang-undang cipta kerja yang masih mengalami polemik dalam pengesahan ini, maka IHSG pun juga akan semakin bergerak menguat dibandingkan sebelumnya.

Andre Herlambang

Seorang pemerhati bisnis yang sangat mengidolakan bill gates, saat ini masih belajar merintis bisnis, baik bisnis online maupun bisnis offline. Sangat tertarik dengan trading saham, dan Selalu membaca berita seputar Bursa Efek Indonesia setiap pagi...

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button